Selamat Datang di Dewi Kamsa

Guwosari 28 Januari 2018 16:50:19 WIB

Santan, 25 Januari 2018 menerima kunjungan Siswa dan Siswi dari SMA N 10 Surabaya sejumlah 57 Siswa dan 2 Guru Pendamping.

Kegiatan yang baru pertama kali diadakan dari sekolahan ini diharapakan bisa membawa inspirasi yang positif bagi siswa-siswi tentang pembentukan jiwa karakter sosial masyarakat dan berwirausaha.

Kegiatan Belajar Bersama Masyarakat (BBM) berlangsung dari 25 - 28 Januari 2018. Sambutan tamu yang hangat, sederhana dan penuh keramahan ini membawa kesan tersendiri setelah masuk di Kampumg Santan, "Desa yang inspiratif dan keren, masyarakatnya welcom dan ramah", tutur Dinda salah satu siswa.

"Orang yg mau berkarya dan berusaha, insya allah akan bermanfaat akan dimasa depan, ada hal yg nantinya akan diperoleh, untuk siswa kedepan ada gambaran positif sebagai pembelajaran kreatifitas pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi nilai jual yang mahal, tentunya membawa berkah kesejahteraan meningkatkan ekonomi, walau dimasa depannya anak.anak menjadi pegawai, pengusaha tapi disini dikenalkan dengan awal cara berwirausaha dan menjadi manusia yg mandiri dan optimis bisa diterima di masyarakat hasil karya yang bagus ini", ungkap Ibu Ummu, selaku guru pendamping kegiatan.

Ayo memBathok...!!!

"Membuat kerajinan dari tempurung kelapa atau bathok ternyata gampang.gampang susah. Kalau dimulai dari awal ternyata prosesnya lama dan perlu kehati-hatian dalam menghilangkan serabut yang masih menempel di tempurung, apalagi menggunakan mesin dinamo amplas dengan daya putar tinggi", tutur Daffa salah satu siswa peserta pelatihan.

Memang diperlukan ketelitian dan kehati-hatian dalam membuat kerajian bathok ini supaya menghasilkan hasil yang sempurna dan apik dengan nilai jual yang bisa diterima di masyarakat. Kerajinan bathok yang dibuat berupa celengan dengan berbagai macam bentuk.

Dalam kesempatan ini, Bpk. Nurseno, selaku kepala sekolah mengungkapkan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk para siswa agar mereka terbentuk jiwa karakter sosial masyarakat dan karakter wirausahanya yang mereka peroleh dari beberapa hari tinggal dan belajar di Kampung Santan. Jiwa sosial masyarakat terbentuk dari mereka tinggal di rumah milik waraga shingga bisa berinteraksi langsung dengan dianggap sbg orang tua asuh dan jiwa wirausaha didapat dari belajar membuat kerajinan, mengolah bahan yg tidak bernilai menjadi barang yang mempunyai nilai jual tinggi. Selain itu anak.anak bisa melakukan bisnis online dengan jualan barang kerajinan ini utk bisa menambah uang saku mereka.

"Karena jaman sekarang adalah jaman gadget pasti anak.anak lebih piawai, nah dari kepiawaian itu harus diterapkan dalam hal yang positif seperti jual beli online saat ini", tutur Bp. Nurseno.

Harapan kedepan semoga kunjungan semacam ini kembali lagi datang di Desa Wisata Kampung Santan, supaya masyarakat bisa meningkatkan kesejahteraan ekonominya melalui Home stay sebagai tempat tinggal para siswa, membeli produk kerajinan dan belanja di warung-warung angkringan dan kelontong milik warga Santan.

Kegiatan yang sangat positif ini tentunya membawa kesan tersendiri untuk para siswa yang berkunjung dan belajar di Kampung Santan. Terlebih para siswa diajak juga berkunjung di tempat wisata bersejarah di Gua Selarong, untuk mengenalkan sejarah P. Diponegoro bahwasannya pernah singgah di bumi Guwosari.

Kegiatan ini ditutup pada hari Sabtu malam dengan acara ramah tamah dan penyampaian kesan dan pesan selama tinggal di Kampung Santan, dan tamu meninggalkan kampung Santan di hari Hari Minggu, 28 Januari 2018 tepat jam 8 Pagi. ( Dhayad Dhanung, Pengelola Kampung Wisata Santan / BPD Desa Guwosari)

Komentar atas Selamat Datang di Dewi Kamsa

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
Isikan kode Captcha di atas
 

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Pesebaran Virus Corona Covid-19

Instagram Desa Guwosari

Aplikasi

Whatsapp Desa Guwosari

Video Profil Desa Guwosari